We are dedicated to providing the best products and services to our customers. Learn more about our story and mission.

Est. 2020 — Bandung, Indonesia
About
Extraordinary Power to Express The Ordinary
Heykama adalah brand kacamata lokal asal Bandung dengan tagline “Kacamata Yang Ngerti Kamu”, hadir sebagai fit-confidence eyewear brand yang membantu orang Indonesia menemukan kacamata yang benar-benar cocok secara bentuk wajah, warna kulit, dan gaya hidup, melalui konsultasi yang selalu dimulai dari bertanya dan mendengarkan. Kini Heykama hadir lewat tiga toko offline (Bandung, Jakarta, Bogor), marketplace, dan website, dengan satu prinsip yang tidak berubah: membantu orang tahu dulu apa yang ia inginkan, sebelum memilih.

Sejarah Singkat
Heykama didirikan tahun 2020 oleh Rd. Harun Arrasyiid, berangkat dari kejanggalan bahwa orang seringkali membeli kacamata anti radiasi tanpa terlalu memperhatikan kecocokan kacamata itu dengan wajah mereka, sementara pilihan (secara online) yang mempertimbangkan bentuk wajah dan warna kulit lokal nyaris tidak ada. Pada awal 2021, Heykama mulai dikenal lewat live shopping di TikTok dan Shopee, yang membuka jalan bagi lini Essential Series pertama, Sunyata Collection (2023), serta sejumlah pengakuan seperti Most Favorite Brand Trademark 2024, Most Selling Brand Flex Con 2024, Brand of the Year Trademark 2025, hingga ekspansi ke tiga toko offline: Bandung (2025), Jakarta (2026), dan Bogor (2026).
“Kami percaya kamu berhak melihat dirimu apa adanya, bukan versi yang dibentuk standar orang lain. Begitu kejelasan itu ditemukan, dunia akan kamu hadapi dengan cara pandang yang benar-benar milikmu.”
Kejelasan, Lebih dari Sekadar Penglihatan
Bagi kami, kejelasan bukan cuma soal seberapa tajam kamu melihat dunia, tapi seberapa jelas kamu tahu apa yang benar-benar kamu inginkan dari dirimu sendiri, termasuk lewat cara kamu memilih gaya. Setiap orang punya selera dan keunikan berbeda, tapi tidak semua orang cukup jelas untuk memilihnya karena dirinya sendiri, bukan karena standar dari luar.
Kami percaya begitu kejelasan itu ditemukan, menjadi diri sendiri bukan lagi sesuatu yang perlu ditakuti.


