Pernah ngerasa silau dan mata jadi sakit kalau kena sinar matahari?
Mata gampang capek karena bolak-balik aktivitas indoor dan outdoor?
Buat sebagian orang, kondisi di atas bisa bikin nggak nyaman seharian. Mata juga bisa gampang capek karena keseringan menyipit pas di bawah sinar matahari. Kalau kamu sering ngalamin ini, kacamata photochromic bisa jadi salah satu solusinya.
Tapi ‘kan udah punya kacamata biasa? Terus, bedanya sama kacamata biasa apa? Emangnya semua orang harus pakai kacamata photochromic? Yuk, kita bahas satu-satu!
Emangnya Kacamata Biasa Nggak Cukup?
Sebenarnya, kacamata dengan lensa clear atau lensa biasa sudah cukup buat bantu penglihatan kamu sehari-hari. Tapi, buat beberapa orang dengan aktivitas tertentu, lensa biasa mungkin belum cukup ngasih kenyamanan yang maksimal.
Buat beberapa orang yang:
- Sering beraktivitas di luar ruangan
- Gampang silau karena sinar matahari
- Sering bolak-balik dari indoor ke outdoor
Ada baiknya mempertimbangkan buat pakai kacamata photochromic terbaik yang bisa sesuai dengan aktivitas dan gaya hidup kamu.
Lensa Photochromic Itu Apa Sih?
Mungkin kamu udah nggak asing lagi sama lensa photochromic, tapi sebenarnya itu apa sih?
Jadi gampangnya, lensa photochromic itu lensa adaptif yang bisa berubah warna jadi gelap secara otomatis kalau terpapar sinar UV. Kalau lagi di dalam ruangan, lensanya tetap bening kayak lensa biasa. Tapi kalau dipakai di luar ruangan, lensanya bakal menggelap buat ngasih kenyamanan di mata.
Terus karena sifatnya adaptif, makanya kacamata photochromic terbaik sering dipilih buat orang yang pengen kenyamanan lebih tanpa perlu ribet bawa dua kacamata.
Lensa Photochromic vs Lensa Biasa, Bedanya Apa?
Biar kamu nggak bingung milih, di bawah ini ada beberapa perbedaan antara lensa photochromic vs lensa biasa:
|
Lensa Photochromic |
Lensa Clear (Biasa) |
|
|
Warna lensa |
Berubah gelap saat terkena sinar UV |
Tetap bening |
|
Penggunaan |
Indoor & Outdoor |
Umumnya indoor |
|
Kenyamanan di luar ruangan |
Membantu mengurangi silau saat di bawah matahari |
Tidak berubah saat terkena matahari |
|
Kepraktisan |
Tidak perlu ganti kacamata |
Membutuhkan sunglasses tambahan untuk proteksi di outdoor |
|
Cocok untuk kamu yang |
Mobilitas tinggi dan sensitif cahaya |
Aktivitas dominan di dalam ruangan |
Jadi, kalau membandingkan lensa photochromic vs lensa biasa, sebenarnya nggak ada yang secara pasti dikasih nilai lebih baik. Semuanya balik lagi ke kebutuhan dan aktivitas kamu sehari-hari.
Nah, kalau kamu masih bingung buat milih antara lensa photochromic atau lensa biasa, kamu bisa ngobrol dan konsultasi aja dulu di Heykama Eyewear Store.
Selain konsultasi, kamu juga bisa sekalian cek mata gratis dan sekalian nyari kacamata photochromic terbaik atau lensa lainnya yang cocok buat kamu. Jadi, kacamata yang kamu pilih nggak cuma ngebantu penglihatan, tapi juga bisa ngasih kenyamanan di aktivitas kamu setiap hari✨

